UPGRADE VARIO 125 PGM FI – MENINGKAT 1,7 HP

Vario 125 PGM FI merupakan motor penuh dengan berbagai teknologi mesin honda yang mempunyai tingkat efisiensi yang tinggi. Khusus untuk upgrade  motor standart harian jangan terlalu berlebihan atau ekstrim karena dari pihak Honda sendiri sudah menghitung performa
optimumnya, justru dengan perubahan yang tidak berlebihan akan menghasilkan power mesim yang lebih besar dari yang kita perkirakan. Hal ini yang sudah saya lakukan dengan motor ini dan dari hasil Dyno test didapatkan power 11,3 HP naik 1,7. HP dari standartnya (9,6 HP on wheel)
image

Fig.1 Persiapan Dyno test

Perubahan pada motor :

  • Bahan bakar wajib pake RON 92 atau 95 motor ini punya Ratio kompresi 11 : 1 sehingga perlu bahan bakar seperti diatas.
  • Knalpot tetap pake standart cuma Catalitic Converter aja yang dihilangkan alias dibobok. Dengan dihilangkanya Converter ini maka gas buang akan lebih los di rpm atas tanpa mengorbankan tenaga diputaran bawah (ongkos = Rp 50.000)image
    • Roller standart diganti produk After market yaitu Flying Roller 18 gr (std : 18gr). Roller model ini mempunyai karakter yang dapat menjadikan drive pully dapat mengembang lebih besar tanpa mengorbankan power diputaran bawah. (Ongkos : Rp 200.000)

    image

    •  Selang karet udara masuk dari filter ganti yang berdiameter lebih besar : 36 sampai 39 cm (std. 25 cm) kemudian screen atau kasa besi dibalik filter dan selang karet dibagian tutup filter dilepas juga. Filter sendiri jangan dilepas.(Ongkos : Rp 40.000)
                                  Perbedaan diameter selang:
                                Selang dan elbow:
    • Sektor pengapian tidak ada perubahan yang banyak, hanya mengandalkan part pnp saja 9POWER. Pemasangan mudah saja yaitu dimasukkan pada kabel busi. (Ongkos : Rp 40.000)

    image

    • Busi standart ganti menggunakan Iridium CR8EIX (Ongkos : Rp. 95.000)
    • Spring Driven Face ganti menggunakan Honda Beat 1000rpm , lihat gamb. Spring warna kuning (Ongkos : Rp. 75.000)

    image

    Setelah dilakukan dyno test kenaikan Horse Power 1,7 HP tetapi terjadi kenaikan Torque sangat besar, hasil :
    Standart :
    – Power = 9,6 HP / 8655 RPM
    – Torque = 9,9 Nm / 5600 RPM
    Upgrade :
    – Power = 11,3 HP / 6836 RPM
    – Torgue = 15,0 Nm / 3956 RPM

    image

    Dari grafik dyno test diatas peningkatan torque sangat tinggi (naik 5 Nm) hal ini sangat dipengaruhi oleh penggunaan Flying Roller dan Spring Driven Face yang lebih keras dari standart. Apabila melihat garis HP di sekitar rpm 6800 – 7250 pada grafik diatas terjadi penurunan horse power yang tajam yaitu 1,4 HP. Sehingga yang dirasakan adalah motor sedikit tertahan berakselerasi pada rpm tersebut ( kisaran 70 – 75 kpj). Biasanya dalam kondisi standart motor agak tertahan berakselerasi dikecepatan 60 – 80 kpj.

    Dari upgrade tersebut hanya membutuhkan total biaya modifikasi kurang dari Rp. 450.000 hasil maksi he…he…. dan satu lagi untuk ongkos dynotest Rp. 75.000 selama 30 menit pemakaian.

    Road test video klik disini
    (Pencapaian top speed belum opimal karena pegang setir tangan kanan, tangan kiri pegang HP, sehingga riding position kurang nyaman)

    Inspiration web :
    www.mymotorbike.com dan gisikgisik’s Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s